Pages

Subscribe:

Mengenai Saya

Foto saya
Seorang ibu rumah tangga yang hobi menulis dan berbisnis. Untuk Order Silakan via WA 081328063049
Tampilkan postingan dengan label Tentang Melilea. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang Melilea. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Desember 2012

TOKSIN PENYEBAB BERBAGAI MACAM PENYAKIT

Keracunan yang terus menerus dalam tubuh kita dapat mengakibatkan tenaga yang tidak mencukupi bagi jasmani dan rohani, sakit kepala yang serius, sakit tulang belakang, melemahnya daya penglihatan, menggigil, rasa lemah yang berlebihan, sakit otot, batuk kering dan alergi terhadap debu.


Penumpukan toksin pada bagian yang lain akan menyebabkan penyakit lainnya lagi ;

Penyakit kulit ;
Untuk menghindari kelebihan toksin didalam darah yang memperburuk keadaan, racun dalam darah keluar melalui kulit, misalnya ; jerawat

Alergi & Asma ;
Didalam dada terdapat banyak saluran udara yang bercabang-cabang. Saluran-saluran tersebut membentuk kantong-kantong udara dibagian ujung dalam paru-paru. Seandainya badan mengandung banyak toksin terutama sisa-sisa pembuangan yang bersifat asam, lapisan selaput yang tidak beraturan akan terkena paru-paru dan menjadi sensitive, akan menyebabkan selaput dipenuhi dengan kotoran yang menyebabkan sakit dan membengkak. Paru-paru menjadi terlalu aktif dan terjadi penumpukan lendir dalam saluran-saluran. Dalam usaha menetralisir sisa pembuangan yang beracun, tubuh kita akan mengeluarkan enzim.

Kandungan enzim yang berlebihan akan mengakibatkan alergi. Apabila seseorang penderita mencoba mengeluarkan sisa pembuangan yang berlebihan akan terlihat tanda-tanda seperti asma, batuk, hidung berair, bengkak air di mata dan lain-lain. Semua yang berbau akan mengakibatkan alergi asma yang parah. Alergi asma juga terjadi pada kulit misalnya reaksi yang di sebabkan oleh suatu makanan atau gigitan serangga dan lain-lain.

Penyakit Hati
Hati merupakan penyaring tubuh. Hati akan berinteraksi dan membersihkan toksin dalam tubuh. Hati yang sakit adalah seperti penyaring yang tersumbat dengan debu dan tidak dapat berfungsi dengan efektif. Hati tidak dapat berfungsi mengeluarkan empedu yang mencukupi bagi mencerna lemak di dalam makanan. Selanjutnya lapisan selaput lemak akan menumpuk di sekeliling makanan sehingga menjadi lebih sulit di cerna. Apalagi bila kita memakan makanan dengan minyak yang berlebihan, hati akan di bebani bahan-bahan berlemak. Sedangkan empedu yang dipenuhi toksin akan mengalir kembali ke darah yang kemudian mengakibatkan sakit kuning. Toksin ini juga mungkin mengeras dan menjadi batu dalam kantong empedu.

Penyakit Jantung & Tekanan Darah Tinggi
Sisa-sisa pembuangan di dalam saluran darah akan menghambat kelancaran perjalanan darah. Hal tersebut mengakibatkan jantung terpaksa bekerja lebih keras untuk membantu perjalanan darah melalui saluran yang tersumbat. Hal tersebut menyebabkan pembesaran jantung dan selanjutnya mengakibatkan penyakit jantung. Sementara itu, tekanan yang dilakukan terhadap saluran darah akan mengakibatkan tekanan darah tinggi.

Ginjal dan system endokrin dalam usahanya membersihkan kotoran di dalam tubuh akan merembeskan berbagai elemen kimia. Hal tersebut juga akan mengakibatkan tekanan darah semakin tinggi. Tanda-tanda permulaan tekanan darah tinggi adalah pening kepala, pingsan, sesak nafas, cepat lelah, denyut jantung lebih cepat, berkeringat dan lain-lain. Seandainya tekanan darah meningkat terlalu tinggi, saluran darah di dalam otak mudah pecak mengakibatkan stroke.

Kantong Empedu & Batu Ginjal

Toksin yang menumpuk di dalam kantong empedu atau buah pinggang mengeras menjadi batu (dari sebutir pasir di kantong empedu), sampai dengan sebesar telur angsa.

Pengerasan Saluran darah
Apabila sisa-sisa pembuangan beracun melekat pada dinding saluran darah dan menghambat peredaran darah, saluran darah ini lama-lama akan mengeras dan menebal. Oleh karena itu jantung kita terpaksa bekerja lebih keras untuk memompa darah ke sel-sel tubuh melalui saluran-saluran darah tersebut. Hal tersebut mengakibatkan tekanan darah tinggi, pembekuan darah, lemah jantung dan stroke.


Sakit Persendian & Tulang Linu
Bagian persendian tulang kita dilapisi oleh tisu-tisu lembut elastis, yang diketahui sebagai tulang rawan, untuk mengurangi luka yang diakibatkan dari geseran. Di samping itu persendian tulang kita merembeskan sejenis cairan yang memperlicin pergerakan tulang. Cairan ini harus cukup bersih tanpa toksin untuk menjadikan persendian kita lebih kuat dan mudah dibengkokkan. Apabila tubuh kita mengandung toksin bersifat asam, sendi kita akan membengkak, bagian ujung tulang menjadi kasar dan bergerigi, tulang rawan kita mudah kering dan hancur. Dan akhirnya cairan endokrin akan benar-benar kering mengakibatkan tulang-tulang bergeser diantasa satu sama lain. Hal tersebut menyebabkan sakit persendian atau atritis. Apabila toksin tersebut berakibat buruk terhadap otot-otot, kita akan mengalami tulang linu atau rematik.

Tumor
Tumor diakibatkan dari sisa-sisa pembuangan bertoksin yang menumpuk di berbagai tisu tubuh.

Demam
Demam ialah cara tubuh kita membersihkan diri sendiri. Apabila sel darah putih melawan racun di dalam tubuh, tingkat metabolisme semakin cepat mengakibatkan tubuh kita demam.

Perut Kembung

Makanan yang tidak dapat di cerna akan membusuk di dalam usus menghasilkan gas berbau. Sebagian besar gas tersebut mengalir kembali ke dalam darah. Gas tersebut juga mungkin mengalir dari usus ke dalam perut dan selanjutnya mengakibatkan buang angin yang sangat busuk dan rasa asam di mulut.

Kerusakan Gigi

Kerusakan gigi atau penyakit mulut yang lainnya juga di sebabkan oleh sisa-sisa pembuangan bertoksin. Sisa pembuangan tersebut melarutkan lapisan enamel di bagian luar gigi lalu merusak susunan dalam. Sehingga gusi kita semakin rusak, berdarah dan mengakibatkan semua gigi akan menjadi longgar dan tanggal.

Sembelit
Sembelit merupakan penyebab utama berbagai penyakit. Apabila sisa pembuangan bertoksin menupuk pada dinding usus, usus kita akan di tutupi oleh lapisan selaput yang tebal dan berat. Hal tersebut menyebabkan proses pengeluaran yang membantu pencernaan semakin berkurang. Akibatnya bahan-bahan yang tidak dapat di cerna akan menyebabkan penyakit gastrousus.

Apabila toksin semakin bertambah sehingga menyumbat saluran pengeluaran, usus kita akan menjadi lebih keras dan tebal. Hanya sebagian kecil makanan yang dapat melalui usus yang sempit tersebut. Walaupun penderita tersebut membuang air besar setiap hari, namun toksin yang melapisi dinding usus tersebut sudah mulai meracuni darah. Ditambah lagi dengan gas bertoksin di dalam usus yang akan diserap dan disebarkan kembali sehingga menyebabkan berbagai penyakit.

Sebagian orang menggunakan perangsang untuk menangani masalah sembelit yang kronis. Namun hal itu lebih mempersulit keadaan. Pencahar bertindak merangsang dinding usus untuk mempercepat proses pengeluaran. Namun penggunaan pencahar yang berlebihan akan memperlemah dinding usus. Akhirnya dinding usus tidak akan berfungsi tanpa penggunaan pencahar. Bahkan pencahar mungkin menggunakan air dari bagian tubuh yang lain untuk mencairkan sisa pembuangan bertoksin, sehingga menyebabkan mencret atau dehidrasi.

Sebagian orang menggunakan laksatif untuk mengurangi sembelit. Laksatif dapat memperlancar sisa-sisa pembuangan beracun agar dapat dikeluarkan dengan lancar melalui usus. Penggunaan bahan ini mengganggu pencernaan dan menghambat penyerapan vitamin A, D dan E. Oleh karena itu anda tidak disarankan menggunakan pencahar atau laksatif dalam keadaan apapun. Tubuh kita harus dibiarkan kembali ke tahap murni dan sehat agar sisa pembuangan dapat dikeluarkan secara alami.

Terlalu Gemuk & Kurus

Bentuk tubuh yang tidak normal biasanya berasal dari tingkat metabolisme yang berlebihan. Mereka yang berbadan gemuk mengandung lemak yang berlebihan yang penuh dengan sisa-sisa pembuangan sementara mereka yang berbadan kurus tidak berupaya menyerap zat-zat makanan dengan efektif akibat tidak dapat mencerna yang di akibatkan oleh metabolisme sisa-sisa pembuangan.

TOKSIN PENYEBAB BERBAGAI MACAM PENYAKIT

Keracunan yang terus menerus dalam tubuh kita dapat mengakibatkan tenaga yang tidak mencukupi bagi jasmani dan rohani, sakit kepala yang serius, sakit tulang belakang, melemahnya daya penglihatan, menggigil, rasa lemah yang berlebihan, sakit otot, batuk kering dan alergi terhadap debu.


Penumpukan toksin pada bagian yang lain akan menyebabkan penyakit lainnya lagi ;

Penyakit kulit ;
Untuk menghindari kelebihan toksin didalam darah yang memperburuk keadaan, racun dalam darah keluar melalui kulit, misalnya ; jerawat

Alergi & Asma ;
Didalam dada terdapat banyak saluran udara yang bercabang-cabang. Saluran-saluran tersebut membentuk kantong-kantong udara dibagian ujung dalam paru-paru. Seandainya badan mengandung banyak toksin terutama sisa-sisa pembuangan yang bersifat asam, lapisan selaput yang tidak beraturan akan terkena paru-paru dan menjadi sensitive, akan menyebabkan selaput dipenuhi dengan kotoran yang menyebabkan sakit dan membengkak. Paru-paru menjadi terlalu aktif dan terjadi penumpukan lendir dalam saluran-saluran. Dalam usaha menetralisir sisa pembuangan yang beracun, tubuh kita akan mengeluarkan enzim.

Kandungan enzim yang berlebihan akan mengakibatkan alergi. Apabila seseorang penderita mencoba mengeluarkan sisa pembuangan yang berlebihan akan terlihat tanda-tanda seperti asma, batuk, hidung berair, bengkak air di mata dan lain-lain. Semua yang berbau akan mengakibatkan alergi asma yang parah. Alergi asma juga terjadi pada kulit misalnya reaksi yang di sebabkan oleh suatu makanan atau gigitan serangga dan lain-lain.

Penyakit Hati
Hati merupakan penyaring tubuh. Hati akan berinteraksi dan membersihkan toksin dalam tubuh. Hati yang sakit adalah seperti penyaring yang tersumbat dengan debu dan tidak dapat berfungsi dengan efektif. Hati tidak dapat berfungsi mengeluarkan empedu yang mencukupi bagi mencerna lemak di dalam makanan. Selanjutnya lapisan selaput lemak akan menumpuk di sekeliling makanan sehingga menjadi lebih sulit di cerna. Apalagi bila kita memakan makanan dengan minyak yang berlebihan, hati akan di bebani bahan-bahan berlemak. Sedangkan empedu yang dipenuhi toksin akan mengalir kembali ke darah yang kemudian mengakibatkan sakit kuning. Toksin ini juga mungkin mengeras dan menjadi batu dalam kantong empedu.

Penyakit Jantung & Tekanan Darah Tinggi
Sisa-sisa pembuangan di dalam saluran darah akan menghambat kelancaran perjalanan darah. Hal tersebut mengakibatkan jantung terpaksa bekerja lebih keras untuk membantu perjalanan darah melalui saluran yang tersumbat. Hal tersebut menyebabkan pembesaran jantung dan selanjutnya mengakibatkan penyakit jantung. Sementara itu, tekanan yang dilakukan terhadap saluran darah akan mengakibatkan tekanan darah tinggi.

Ginjal dan system endokrin dalam usahanya membersihkan kotoran di dalam tubuh akan merembeskan berbagai elemen kimia. Hal tersebut juga akan mengakibatkan tekanan darah semakin tinggi. Tanda-tanda permulaan tekanan darah tinggi adalah pening kepala, pingsan, sesak nafas, cepat lelah, denyut jantung lebih cepat, berkeringat dan lain-lain. Seandainya tekanan darah meningkat terlalu tinggi, saluran darah di dalam otak mudah pecak mengakibatkan stroke.

Kantong Empedu & Batu Ginjal

Toksin yang menumpuk di dalam kantong empedu atau buah pinggang mengeras menjadi batu (dari sebutir pasir di kantong empedu), sampai dengan sebesar telur angsa.

Pengerasan Saluran darah
Apabila sisa-sisa pembuangan beracun melekat pada dinding saluran darah dan menghambat peredaran darah, saluran darah ini lama-lama akan mengeras dan menebal. Oleh karena itu jantung kita terpaksa bekerja lebih keras untuk memompa darah ke sel-sel tubuh melalui saluran-saluran darah tersebut. Hal tersebut mengakibatkan tekanan darah tinggi, pembekuan darah, lemah jantung dan stroke.


Sakit Persendian & Tulang Linu
Bagian persendian tulang kita dilapisi oleh tisu-tisu lembut elastis, yang diketahui sebagai tulang rawan, untuk mengurangi luka yang diakibatkan dari geseran. Di samping itu persendian tulang kita merembeskan sejenis cairan yang memperlicin pergerakan tulang. Cairan ini harus cukup bersih tanpa toksin untuk menjadikan persendian kita lebih kuat dan mudah dibengkokkan. Apabila tubuh kita mengandung toksin bersifat asam, sendi kita akan membengkak, bagian ujung tulang menjadi kasar dan bergerigi, tulang rawan kita mudah kering dan hancur. Dan akhirnya cairan endokrin akan benar-benar kering mengakibatkan tulang-tulang bergeser diantasa satu sama lain. Hal tersebut menyebabkan sakit persendian atau atritis. Apabila toksin tersebut berakibat buruk terhadap otot-otot, kita akan mengalami tulang linu atau rematik.

Tumor
Tumor diakibatkan dari sisa-sisa pembuangan bertoksin yang menumpuk di berbagai tisu tubuh.

Demam
Demam ialah cara tubuh kita membersihkan diri sendiri. Apabila sel darah putih melawan racun di dalam tubuh, tingkat metabolisme semakin cepat mengakibatkan tubuh kita demam.

Perut Kembung

Makanan yang tidak dapat di cerna akan membusuk di dalam usus menghasilkan gas berbau. Sebagian besar gas tersebut mengalir kembali ke dalam darah. Gas tersebut juga mungkin mengalir dari usus ke dalam perut dan selanjutnya mengakibatkan buang angin yang sangat busuk dan rasa asam di mulut.

Kerusakan Gigi

Kerusakan gigi atau penyakit mulut yang lainnya juga di sebabkan oleh sisa-sisa pembuangan bertoksin. Sisa pembuangan tersebut melarutkan lapisan enamel di bagian luar gigi lalu merusak susunan dalam. Sehingga gusi kita semakin rusak, berdarah dan mengakibatkan semua gigi akan menjadi longgar dan tanggal.

Sembelit
Sembelit merupakan penyebab utama berbagai penyakit. Apabila sisa pembuangan bertoksin menupuk pada dinding usus, usus kita akan di tutupi oleh lapisan selaput yang tebal dan berat. Hal tersebut menyebabkan proses pengeluaran yang membantu pencernaan semakin berkurang. Akibatnya bahan-bahan yang tidak dapat di cerna akan menyebabkan penyakit gastrousus.

Apabila toksin semakin bertambah sehingga menyumbat saluran pengeluaran, usus kita akan menjadi lebih keras dan tebal. Hanya sebagian kecil makanan yang dapat melalui usus yang sempit tersebut. Walaupun penderita tersebut membuang air besar setiap hari, namun toksin yang melapisi dinding usus tersebut sudah mulai meracuni darah. Ditambah lagi dengan gas bertoksin di dalam usus yang akan diserap dan disebarkan kembali sehingga menyebabkan berbagai penyakit.

Sebagian orang menggunakan perangsang untuk menangani masalah sembelit yang kronis. Namun hal itu lebih mempersulit keadaan. Pencahar bertindak merangsang dinding usus untuk mempercepat proses pengeluaran. Namun penggunaan pencahar yang berlebihan akan memperlemah dinding usus. Akhirnya dinding usus tidak akan berfungsi tanpa penggunaan pencahar. Bahkan pencahar mungkin menggunakan air dari bagian tubuh yang lain untuk mencairkan sisa pembuangan bertoksin, sehingga menyebabkan mencret atau dehidrasi.

Sebagian orang menggunakan laksatif untuk mengurangi sembelit. Laksatif dapat memperlancar sisa-sisa pembuangan beracun agar dapat dikeluarkan dengan lancar melalui usus. Penggunaan bahan ini mengganggu pencernaan dan menghambat penyerapan vitamin A, D dan E. Oleh karena itu anda tidak disarankan menggunakan pencahar atau laksatif dalam keadaan apapun. Tubuh kita harus dibiarkan kembali ke tahap murni dan sehat agar sisa pembuangan dapat dikeluarkan secara alami.

Terlalu Gemuk & Kurus

Bentuk tubuh yang tidak normal biasanya berasal dari tingkat metabolisme yang berlebihan. Mereka yang berbadan gemuk mengandung lemak yang berlebihan yang penuh dengan sisa-sisa pembuangan sementara mereka yang berbadan kurus tidak berupaya menyerap zat-zat makanan dengan efektif akibat tidak dapat mencerna yang di akibatkan oleh metabolisme sisa-sisa pembuangan.

Selasa, 04 Desember 2012

Hidup Sehat Secara Organik

Mengapa Kita Sakit?

D
i zaman “modern” ini tanpa kita sadari tubuh kita sudah tercemar racun (toksin) dari makanan yang kita konsumsi sehari – hari dan racun itu berkumpul dan menumpuk didalam tubuh.Racun-racun (toksin) ini berasal dari pengolahan makanan yang tidak alami lagi (pemakaian pestisida, polusi udara, bahan pengawet, pewarna tiruan, pemakaian obat-obatan kimia, rekayasa genetik dan lain sebagainya).
Sakit adalah akibat kegagalan tubuh kita menyingkirkan bahan buangan, lendir (mucus), serta racun (toksin) yang menghalangi fungsi-fungsi normal tubuh manusia.
Toksin bukan saja menghancurkan fungsi-fungsi pencernaan kita yang normal, tetapi itu juga dapat mengikuti peredaran darah ke berbagai bagian organ tubuh kita, lalu merusak sistem sirkulasi (pembuluh-pembuluh darah), organ-organ penyaring (hati dan ginjal), dan organ-organ pengeluaran/ekskresi, dan akhirnya kita jatuh sakit.

Sehat dengan Makanan Organik

Dalam kondisi normal tubuh kita dapat menyembuhkan penyakit dengan sendirinya. Tetapi saat ini banyak penyakit yang tidak dapat disembuhkan oleh tubuh kita sendiri dari penyakit ringan sampai ke penyakit kronis. Karena tubuh kita sendiri sudah tercemar racun (toksin) dari makanan yang kita konsumsi sehari – hari dan racun itu berkumpul dan menumpuk di dalam tubuh.

Hidup Sehat Secara Organik

Mengapa Kita Sakit?

D
i zaman “modern” ini tanpa kita sadari tubuh kita sudah tercemar racun (toksin) dari makanan yang kita konsumsi sehari – hari dan racun itu berkumpul dan menumpuk didalam tubuh.Racun-racun (toksin) ini berasal dari pengolahan makanan yang tidak alami lagi (pemakaian pestisida, polusi udara, bahan pengawet, pewarna tiruan, pemakaian obat-obatan kimia, rekayasa genetik dan lain sebagainya).
Sakit adalah akibat kegagalan tubuh kita menyingkirkan bahan buangan, lendir (mucus), serta racun (toksin) yang menghalangi fungsi-fungsi normal tubuh manusia.
Toksin bukan saja menghancurkan fungsi-fungsi pencernaan kita yang normal, tetapi itu juga dapat mengikuti peredaran darah ke berbagai bagian organ tubuh kita, lalu merusak sistem sirkulasi (pembuluh-pembuluh darah), organ-organ penyaring (hati dan ginjal), dan organ-organ pengeluaran/ekskresi, dan akhirnya kita jatuh sakit.

Sehat dengan Makanan Organik

Dalam kondisi normal tubuh kita dapat menyembuhkan penyakit dengan sendirinya. Tetapi saat ini banyak penyakit yang tidak dapat disembuhkan oleh tubuh kita sendiri dari penyakit ringan sampai ke penyakit kronis. Karena tubuh kita sendiri sudah tercemar racun (toksin) dari makanan yang kita konsumsi sehari – hari dan racun itu berkumpul dan menumpuk di dalam tubuh.

Kamis, 12 Juli 2012

Penyembuhan Luar Biasa


Kita sebagai manusia adalah satu-satunya makhluk yang sangat mendambakan kesehatan, kebaikan dan kecantikan. Namun yang paling utama dari ketiganya adalah berusaha meraih kesehatan tubuh. Banyak orang berkata bahwa kesehatan adalah mahal harganya. Bagaimanakah menurut Anda?

Apakah Anda sekarang ini sehat, atau sedang menderita sakit yang ringan, atau mungkin sedang ditimpa musibah mengidap suatu penyakit yang berat dan sudah menjalani berbagai macam pengobatan?
Tahukah Anda mengapa kita sakit? Apa sebenarnya yang menyebabkan kita sakit?

Anda harus tahu bahwa sebenarnya apa yang dinamakan sakit adalah kegagalan tubuh manusia dalam membuang atau mengeluarkan sisa-sisa pencernaan, lendir/muscus dan toksin (racun) yang tertimbun dan menumpuk dalam tubuh manusia terutama dalam usus. Jadi tubuh kita tidak bersih karena banyaknya timbunan toksin dalam tubuh kita.

Apabila timbunan toksin ini tidak dikeluarkan dan dibersihkan maka akan mengakibatkan iritasi, peradangan pada jaringan, menurunkan fungsi normal dari setiap organ tubuh dan menurunnya kekebalan tubuh. Selain itu juga akan merusak proses metabolisme tubuh dan menimbulkan beragam penyakit berbahaya, seperti alergi, asma, keterbelakangan mental, jantung,  kanker dan lain-lain.

Tanda-tanda awal yang menunjukkan bahwa tubuh kita tidak bersih karena menumpuknya toksin antara lain : lendir di hidung dan kerongkongan saat kita bangun pagi, hidung tersumbat atau berair, lidah kotor, nafas berbau, noda darah pada mata, selera makan menurun, perut kembung, masuk angin, pening di kepala, ketombe yang berlebihan, keringat yang berlebihan, bau badan, kulit berwarna kekuningan, cepat marah dan lain-lain.

Apakah Anda menderita penyakit-penyakit degeneratif (seperti: hipertensi, stroke, penyakit jantung koroner, diabetes, kadar asam urat berlebihan, dll), sembelit, demam, flu, kelebihan berat badan, badan kurus, ambeien, selulit, kadar kolesterol dalam darah berlebihan, lesu kronis, penyakit/alergi kulit, sindrom pramenstruasi, kehilangan gairah seks, penuaan dini, tumor, serta penyakit-penyakit infeksi yang tak kunjung sembuh?

Dan tahukah Anda bahwa penyebab utama datangnya masalah-masalah tersebut adalah karena banyaknya timbunan toksin atau racun dalam tubuh Anda terutama dalam usus?
Seandainyapun saat ini Anda tidak sakit, belum tentu Anda dalam kondisi sehat.
Disaat pengobatan medis modern tidak bisa memberikan penyembuhan, banyak pasien yang kini mencari pengobatan alternatif, di antaranya yang semakin populer dan banyak dibicarakan saat ini adalah pengobatan secara naturopati. Ini adalah jenis terapi untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mengembalikan sistem tubuh yang rusak.

Jika dalam dunia kedokteran umum, pengobatan lebih ditekankan pada psikis dan banyak memberi obat-obatan kimia, tidak demikian halnya dengan sistem naturopati. Dalam proses pengobatan secara naturopati lebih dilakukan pendekatan secara alam dan memusatkan pada perbaikan fungsi organ usus dan yang berhubungan dengan makanan atau yang lebih tenar di kalangan medis dengan istilah bionutrition intervension. Sebab saluran cerna merupakan second brain alias otak kedua yang paling menentukan dalam kesehatan manusia. Hampir semua penyakit degeneratif dapat dihubungkan dengan kondisi keracunan dalam saluran usus (intestinal toxemia). Mengapa?

Karena setiap jaringan dalam tubuh mendapatkan makanan dari darah, dan darah mendapatkannya dari usus. Setiap zat yang masuk ke dalam tubuh kita akan terserap ke dalam darah melalui dinding-dinding usus. Artinya, toksin yang berada dalam usus juga akan ikut beredar bersama aliran darah sampai ke sel-sel di seluruh penjuru tubuh kita. Toksin-toksin inilah yang menyumbangkan terjadinya berbagai kondisi penyakit kronis, akut, dan degeneratif. Kondisi racun atau toksin berlebihan erat hubungannya dengan menurunnya tingkat energi dan penuaan dini, penyebab terjadinya penyakit-penyakit degeneratif (liver, jantung, diabetes, kanker, dll), dan menurunkan sistem kekebalan tubuh. Cukup jelas sudah mengapa sebagian besar penyakit justru bersumber dari organ pencernaan atau usus.

Jadi jika Anda ingin mendapatkan kembali kesehatan Anda, maka yang harus pertama kali dilakukan adalah mengeluarkan semua toksin dari dalam tubuh kita. Karena jika toksin tidak dikeluarkan dari dalam tubuh, maka akan terjadi masalah-masalah seperti disebutkan diatas.
Lalu bagaimana caranya kita mengeluarkan toksin atau racun yang ada dalam tubuh kita?
Caranya adalah dengan Detoksifikasi.

Apakah Detoksifikasi itu?

Penyembuhan Luar Biasa


Kita sebagai manusia adalah satu-satunya makhluk yang sangat mendambakan kesehatan, kebaikan dan kecantikan. Namun yang paling utama dari ketiganya adalah berusaha meraih kesehatan tubuh. Banyak orang berkata bahwa kesehatan adalah mahal harganya. Bagaimanakah menurut Anda?

Apakah Anda sekarang ini sehat, atau sedang menderita sakit yang ringan, atau mungkin sedang ditimpa musibah mengidap suatu penyakit yang berat dan sudah menjalani berbagai macam pengobatan?
Tahukah Anda mengapa kita sakit? Apa sebenarnya yang menyebabkan kita sakit?

Anda harus tahu bahwa sebenarnya apa yang dinamakan sakit adalah kegagalan tubuh manusia dalam membuang atau mengeluarkan sisa-sisa pencernaan, lendir/muscus dan toksin (racun) yang tertimbun dan menumpuk dalam tubuh manusia terutama dalam usus. Jadi tubuh kita tidak bersih karena banyaknya timbunan toksin dalam tubuh kita.

Apabila timbunan toksin ini tidak dikeluarkan dan dibersihkan maka akan mengakibatkan iritasi, peradangan pada jaringan, menurunkan fungsi normal dari setiap organ tubuh dan menurunnya kekebalan tubuh. Selain itu juga akan merusak proses metabolisme tubuh dan menimbulkan beragam penyakit berbahaya, seperti alergi, asma, keterbelakangan mental, jantung,  kanker dan lain-lain.

Tanda-tanda awal yang menunjukkan bahwa tubuh kita tidak bersih karena menumpuknya toksin antara lain : lendir di hidung dan kerongkongan saat kita bangun pagi, hidung tersumbat atau berair, lidah kotor, nafas berbau, noda darah pada mata, selera makan menurun, perut kembung, masuk angin, pening di kepala, ketombe yang berlebihan, keringat yang berlebihan, bau badan, kulit berwarna kekuningan, cepat marah dan lain-lain.

Apakah Anda menderita penyakit-penyakit degeneratif (seperti: hipertensi, stroke, penyakit jantung koroner, diabetes, kadar asam urat berlebihan, dll), sembelit, demam, flu, kelebihan berat badan, badan kurus, ambeien, selulit, kadar kolesterol dalam darah berlebihan, lesu kronis, penyakit/alergi kulit, sindrom pramenstruasi, kehilangan gairah seks, penuaan dini, tumor, serta penyakit-penyakit infeksi yang tak kunjung sembuh?

Dan tahukah Anda bahwa penyebab utama datangnya masalah-masalah tersebut adalah karena banyaknya timbunan toksin atau racun dalam tubuh Anda terutama dalam usus?
Seandainyapun saat ini Anda tidak sakit, belum tentu Anda dalam kondisi sehat.
Disaat pengobatan medis modern tidak bisa memberikan penyembuhan, banyak pasien yang kini mencari pengobatan alternatif, di antaranya yang semakin populer dan banyak dibicarakan saat ini adalah pengobatan secara naturopati. Ini adalah jenis terapi untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mengembalikan sistem tubuh yang rusak.

Jika dalam dunia kedokteran umum, pengobatan lebih ditekankan pada psikis dan banyak memberi obat-obatan kimia, tidak demikian halnya dengan sistem naturopati. Dalam proses pengobatan secara naturopati lebih dilakukan pendekatan secara alam dan memusatkan pada perbaikan fungsi organ usus dan yang berhubungan dengan makanan atau yang lebih tenar di kalangan medis dengan istilah bionutrition intervension. Sebab saluran cerna merupakan second brain alias otak kedua yang paling menentukan dalam kesehatan manusia. Hampir semua penyakit degeneratif dapat dihubungkan dengan kondisi keracunan dalam saluran usus (intestinal toxemia). Mengapa?

Karena setiap jaringan dalam tubuh mendapatkan makanan dari darah, dan darah mendapatkannya dari usus. Setiap zat yang masuk ke dalam tubuh kita akan terserap ke dalam darah melalui dinding-dinding usus. Artinya, toksin yang berada dalam usus juga akan ikut beredar bersama aliran darah sampai ke sel-sel di seluruh penjuru tubuh kita. Toksin-toksin inilah yang menyumbangkan terjadinya berbagai kondisi penyakit kronis, akut, dan degeneratif. Kondisi racun atau toksin berlebihan erat hubungannya dengan menurunnya tingkat energi dan penuaan dini, penyebab terjadinya penyakit-penyakit degeneratif (liver, jantung, diabetes, kanker, dll), dan menurunkan sistem kekebalan tubuh. Cukup jelas sudah mengapa sebagian besar penyakit justru bersumber dari organ pencernaan atau usus.

Jadi jika Anda ingin mendapatkan kembali kesehatan Anda, maka yang harus pertama kali dilakukan adalah mengeluarkan semua toksin dari dalam tubuh kita. Karena jika toksin tidak dikeluarkan dari dalam tubuh, maka akan terjadi masalah-masalah seperti disebutkan diatas.
Lalu bagaimana caranya kita mengeluarkan toksin atau racun yang ada dalam tubuh kita?
Caranya adalah dengan Detoksifikasi.

Apakah Detoksifikasi itu?